Kelebihan dan Kekurangan Nge-Root HP Xiaomi


credit: youtube

Kegiatan rooting atau bahasa sederhananya 'nge-root' sepertinya sudah sering atau paling tidak, pernah di dengar oleh kalangan pengguna smartphone android. Apalagi bagi orang-orang yang sudah terbiasa ng-oprek atau modif android, mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari.

Didenger pun sejatinya bukan berarti mengerti bukan? ada yang hanya pernah mendengar, dan cuma bisa mangut-mangut aja. Dan, sepertinya ada kesini karena sedang mengenal si root lebih dalam sebelum meminangnya  mempraktekkannya. Ada baiknya saya menjelaskan terlebih dahulu apa itu root.


Dikutip dari lifehacker.com:
''Rooting means you have root access to your device—that is, it can run the sudo command, and has enhanced privileges allowing it to run apps like Wireless Tether or SetCPU'' 

''Rooting berarti Anda memiliki akses root ke perangkat Anda-yaitu, anda dapat menjalankan perintah sudo, dan memiliki hak istimewa yang disempurnakan yang memungkinkannya menjalankan aplikasi seperti Wireless Tether atau SetCPU''

Nah, jadi begono masbro, sesuai judul, kalo anda berkeinginan nge-root hp xiaomi anda karena satu ato beberapa alasan, dan anda nyari tentang keuntungan/kelebihan serta kerugian/kekurangan dari kegiatan rooting itu sendiri, saya akan jabarkan di artikel ini. Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman author sendiri setelah berkecimpung di dunia oprek android khususnya ber-brand Xiaomi serta tambahan dari berbagai sumber lain.


Keuntungan / Kelebihan


1. Menjadi lebih intim dengan smartphone sendiri


Dengan melakukan rooting otomatis anda akan mendapatkan hak khusus tak terbatas untuk mengelola smartphone anda, berbeda dengan orang-orang yang masih belum mendapat root akses, mereka hanya dapat mengelola smartphonenya secara terbatas, atau 'limited privileges'



2. Lebih bebas menkustomisasi android 


Jujur ini salah satu prioritas tujuan mengapa saya memilih untuk nge-root smartphone xiaomi saya. Karna yaa ini hal yang penting, dengan melakukan oprek-oprek skin, kita menjadi tidak mudah bosan dengan smartphone kita, walaupun umurnya sudah tidak muda lagi. Contoh aplikasi yang membutuhkan Root untuk dapat dijalankan di smartphone android adalah XMIUI



3. Bisa menghapus aplikasi bloatware yang memenuhi kapasitas penyimpanan


Siapa yang tidak sebal dengan adanya bloatware? aplikasi bawaan yang dipaksa untuk tetap terinstall di hp anda dan tidak bisa di uninstall. Tapi tenang, dengan adanya akses root, semua bisa diatur. Menghapus bloatware seperti g**gle drive, play music, movie, duo, sam*ung chat dsb dapat dilakukan dengan sangat mudah,

4. Penyimpanan, Baterai, Peforma dapat dimaksimalkan


Hal Ini merupakan salah satu tujuan banyak orang dalam rooting, dengan akses penuh terhadap smartphone tentu anda dapat lebih leluasa mengatur tingkat keborosan, aplikasi yang berjalan di background, aplikasi bawaan. dll.


5. Fitur tak terbatas

Sebenarnya ada banyak keuntungan yang tidak dapat disebutkan satu persatu, sebagai contoh yaitu menginstall aplikasi khusus rooted device, menginstall '(hek game:v)', mengganti custom rom dkk.



KERUGIAN / KEKURANGAN

1. Dapat berujung pada error, bootloop, softbrick, hardbrick


Setiap kegiatan yang kita lakukan tentunya mempunyai resiko, dan resiko diatas merupakan hal umum bagi seorang ophreker, toh semua masalah mempunyai solusi, hehe. Jadi anda tidak perlu takut dalam menghadapi hal diatas. santay baday ajay bray.


2. Android lebih rentan terserang malware

Sebenarnya saya sendiri kurang setuju dengan yang ini. Memang benar dengan membuka akses root,
otomatis kita pun membuka akses untuk malware menyerang lebih fatal. Tapi itu sendiri kembali kepada si opreker, apabila bijak dalam menggunakan, tentu dapat terhindar dari malware terganas sekalipun, hehe.

3. Menghanguskan garansi


Dengan melakukan rooting maka kita telah membuat garansi untuk hp tersebut hangus. Maka apabila terjadi kerusakan saat melakukan atau setelah melakukan rooting, baik berupa error atau brick, maka pihak penjual dan garansi tidak akan menerima kartu garansi anda lagi, silahkan bereksperimen sendiri atau bawa ke dokter hp terdekat, hehe. Jadi, think twice ya gaes


Q&A

Q: Apakah dengan melakukan rooting pada hp xiaomi fingerprint dan find device tidak berfungsi lagi ?
A: Enggak kok, ini saya sendiri device redmi 3x setelah unlock bootloader, kemudian root flash pasang ini itu, masih work kok, gps find device, fingerprint. namun saya juga tidak tau bagaimana dengan device lain yang mungkin bisa saja fitur tersebut terganggu


Baiklah, kira kira demikian penjabaran agak panjangnya hehe. Saran saya kepada pembaca, apabila berniat melakukan rooting, pertimbangkan dulu efeknya, karena penyesalan selalu datangnya diakhir. Dan jangan pula merasa takut akan menghadapi brick, cukup hadapi dengan tenang, sabar, tidak panik, dan siap-siap merogoh kocek jika dibawa ke dokternya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

5 Responses to "Kelebihan dan Kekurangan Nge-Root HP Xiaomi "

  1. Saya ada game yang mengharuskan untuk me root hp, apa WiFi dan bluetooth berpengaruh jika hp di root?

    ReplyDelete
  2. klo xiaomi di root apakah akan masih dapat pembaruan sistem?

    ReplyDelete
  3. Bang kalo Xiaominya udah diroot,bisa kembali unroot?

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel